artikel
Peran EQ dalam Kesuksesan
0Kebanyakan dari para orang tua masih mendewakan IQ (Intelligence Quotient) sebagai satu-satunya ukuran kecerdasan. Kemampuan anak hanya diukur dari nilai akademis. Jika nilai rapornya mencapai skala 8-10, ia akan dianggap anak pandai, cerdas, dan pintar. Padahal “kepintaran” di atas kertas itu bukanlah “kepintaran sejati”. Pemahaman salah kaprah ini diyakini oleh sebagian besar para orang tua. Siapa yang memiliki IQ tinggi, kelak akan lebih sukses hidupnya daripada orang yang memiliki IQ rata-rata. Padahal dalam prakteknya tidak selalu demikian. Misalnya, tidak sedikit pemilik IQ tinggi More >
Meraih Mimpi Melalui Bakat dan Minat 1
0Seseorang yang bertitel Insinyur, tetapi berprofesi sebagai musisi. Bergelar dokter, tapi berprofesi sebagai penyanyi. Apakah ada yang salah? Tidak juga. Karena gelar atau titel pada bidang tertentu terkadang diperoleh karena tuntutan lingkungan. Bukan dipilih atas dasar bakat dan minatnya. Padahal jika latar belakang pendidikannya sesuai, mungkin hasil yang didapat akan lebih dahsyat. (more…)
Terapi yang Cocok untuk Anak
1Tak ada orang tua yang tidak merasa sedih, takut, dan bingung bila anaknya didiagnosis autistik. Banyak pertanyaan yang muncul dalam pikiran seperti, ”Apa yang harus saya lakukan?”,”Terapi apa yang harus dijalani terlebih dulu?”,”Terapi apa yang cocok untuk anak saya?”. Sebelum melakukan terapi, langkah awal yang harus dilakukan oleh orang tua yang memiliki anak autistik adalah menenangkan jiwa dan menerima dengan ikhlas. Autisme bukanlah akhir dari segalanya, namun awal dari perjuangan. Kekuatan lahir batin dan kasih sayang orang tua sangat diperlukan agar anak autistik mendapatkan More >
Prinsip Dasar Pemberian Hukuman pada Anak
0Pemberian hukuman kadang diperlukan sebagai koreksi untuk tingkah laku yang benar-benar menyulitkan, bisa berbentuk apa saja namun tidak bersifat fisik, seperti memukul. Hukuman fisik mungkin berhasil menghentikan tingkah laku anak untuk sementara, tapi tidak mencegah kejadian yang sama terulang lagi di kemudian hari, bahkan membuat kenakalannya memburuk. Hukuman yang disarankan oleh para pendidik maupun psikolog adalah dengan mencabut apa saja yang menjadi kesenangannya, misal dilarang menonton televisi. Berikut prinsip dasar dalam pemberian hukuman :
- Tetapkan sanksi.
Saat orang tua ingin More >
KECERDASAN EMOSI ANAK
0Banyak manusia yang dikaruniai kecerdasan hebat. Sayangnya, tak sedikit juga orang-orang yang memiliki kecerdasan inteligensi tapi tidak diimbangi dengan kecerdasan emosinya. Seperti sosok Adolf Hitler yang konon seorang jenius, tapi kejeniusannya itu ternyata malah menjadi bencana bagi kemanusiaan. Secara sederhana bisa disebut bahwa Hitler adalah seorang yang jenius tanpa memiliki kecerdasan emosi, sehingga apa yang dilakukan Hitler hingga saat ini dikenang oleh banyak orang sebagai suatu kejahatan.
Kecerdasan emosi (emotional quotient/EQ) adalah suatu term untuk menjelaskan kemampuan More >

